Showing posts with label poem. Show all posts
Showing posts with label poem. Show all posts

Friday, July 15, 2011

Sekolah Kehidupan, Mahagurunya Allah

Bismillahirrahmanirrahim..






Sekolah kehidupan, Mahagurunya Allah,
Langit tergantung tanpa tiang,
Gunung-ganang berdiri teguh,
Ombak berarus tiada punca,
Awan berarak membawa hujan,
Bulan mengelilingi bumi,
Siang berganti malam,
Malam berganti siang,
Sang suria bersinar tanpa henti,
Planet beredar pada paksinya,
Siapa mendidik mereka,
Supaya tetap pada aturan?
Subhanallah..

Sekolah kehidupan, Mahagurunya Allah,
Ayam berkokok setiap pagi,
Burung berkicauan saat terbitnya mentari,
Lebah membina sarang madunya,
Semut patuh pada ratunya,
Semua binatang,
Dengan rutinnya sendiri,
Seperti kitaran hidup sehari-hari,
Seolah mengerti,
Masing-masing punya tugas tersendiri,
Siapa mengajarkan mereka,
Rutin mereka itu dan ini?
Pujian pada Allah..

Sekolah kehidupan, Mahagurunya Allah,
Mencamtumkan mani jantan dan betina,
Dalam rahim seorang manusia,
Lantas terjelma satu lembaga,
Semakin hari, semakin membesar,
Sehingga membuncit perut si wanita,
Apakah bayi itu tidak lemas?
Siapa yang memberinya makan di dalam kandungan?
Agungnya Allah..

Sekolah kehidupan, Mahagurunya Allah,
Dilahirkan manusia hiburannya tangisan,
Pabila lapar,
Merengek-rengek meminta disusukan,
Dikenal ibunya, dikenal bapanya,
Sehingga dia membesar,
Menjadi dewasa,
Dia mula pandai berkata-kata,
Berbahasa dengan manusia,
Dia mula pandai untuk berfikir,
Baik atau buruk,
Dia mula pandai tuk menilai,
Jumud atau terbuka,
Dia semakin dewasa,
Apabila ujian datang bertimpa-timpa,
Isyarat pelajaran untuknya,
Kalaulah dia mengerti.

Sekolah kehidupan, Mahagurunya Allah,
Bukan sekadar retorika pendidikan,
Sebaliknya realiti pengajaran dan pembelajaran,
Yang terlalu mahal,
Tidak dikenakan yuran pengajian,
Hanya golongan yang membedah alam,
Mengkaji dan menilai,
Akan memahami persoalan-persoalan alam,
Dan perjalanan penciptaan alam,
Kerana sekolah kehidupan ini,
Mahagurunya Allah.
Allahu Robbuna
Allahu Ghayatuna
Allahuakbar.


Mohd Hasbullah bin Mohamad Faudzi
Baktisiswa 10' (cfsiium)



Best regards,

Monday, January 31, 2011

raining buckets...

Bismillahirrahmanirrahim..







Standing still, silence kills, the world begins to spin.
So fast, it turns, and churns out truth, where do I begin?
Hands raised high, My tears are dry, have nothing left to weep.
I've tried and cried it all, nothing here I want to keep.

I look above to see the blood that's flowing from my veins.
I look down to see my feet are shackled to life's chains.
I turn right to see no light, and left to see just pain.
My throat so dry, I cannot cry, beg the sky to let down rain.

Broken faces appear and go, like a thick black ugly smoke.
The call me, asking why I dont care, as I begin to choke.
I wave in desperation, world still spinning like a disc.
I hear the silence once again, now drowning in this mist.

The sky hangs low, it's time to go, The earth has cracked and I...
Dont want to be the one who has to watch my own soul die.
On my knees, I beg my Lord, Allah let me well up on my tears.
This devastation wont improve and we'll hurt like this for years.

I need to cry, just let me cry, Let my drops of pain join all the others.
Soften our hearts, so we soften our world, for all our sisters and our brothers.
Nourish our souls, heal our hearts with this incredible gift and cure,
Let us cry with the sky, so the smoke will die, and life returns to the pure.


quoted from repenter86
Best regards,